Pages

Minggu, 03 Februari 2013

Sejarah Internet


Sejarah Internet

                               http://api.ning.com/files/6jocxzFU7kbMWYSLO0JFtPp26t0NFhyiD-8nUr2TVcD1p56SZ0pxI2ezd2U97zB6MggDPoPDHvQ2hFjbae86H2vSwdbRP5BN/BTKinternethzmzartk1megabitedmeyecek.jpg

Internet merupakan jaringan komputer yang di bentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan , kehandalan, seberapa besar informasi yang dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Departemen of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadinya perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghbungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, Universitas of California, Santa Barbara, University of Utah, dimana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan dan berkembang di daerah-daerah dan beberapa Universitas di negara ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Dan akhirnya ARPANET dibagi menjadi dua, yaitu MILNET (untuk militer) dan ARPANET (untuk non militer). Kedua gabungan tersebut akhirnya dikenal dengan nama DARPA internet yang kemudian disederhanakan menjadi internet.

Kamis, 24 Januari 2013

Musuh-musuh syaitan


                                  https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRi-5-d4fiWQkzyUpmjnEYYq24MX8Ip8Px-w86O5heH8KuveqVs
                Orang yang menjadi musuh syaitan atau syaitan tidak suka pada orang-orang itu, diantaranya adalah orang yang mengajak kepada kebaikan, orang mukmin yang berbudi luhur, orang-orang yang ikhlas dalam mengerjakan perintah-perintah Allah, orang yang menyayangi sesama manusia, orang yang tidak suka pada harta yang kurang jelas halalnya dan masih banyak lagi, yaitu orang-orang yang shaleh yang selalu mengerjakan amal shaleh dengan disertai hati yang ikhlas. Mereka semua dianggap musuh bagi syaitan karena tidak mampu dikuasai hatinya dan tidak mampu menggoda atau menggoyahkan pikirannya apalagi menyesatkannya. Oleh karena itu mereka dianggap musuh yang menghalangi cita-citanya, yaitu untuk untuk diajak menjadi penghuni neraka.
                Dalam masalah ini Rasulullah saw. Bersabda :
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ 

Sesungguhnya syaitan ialah musuh kepada kamu, maka jadikanlah dia musuh. Sebenarnya dia hanyalah mengajak golongannya supaya menjadi penduduk neraka.

Syatan akan memusuhi sebagian kelompok orang, diantaranya yaitu:
·         Anda ( Nabi Muhammad saw ).
·         Seorang amam yang adil.
·         Orang kaya yang merendah hati.
·         Pedagang yang jujur.
·         Orang alim yang mengerjakan shalat dengan khusyu.
·         Seorang mukmin yang member pengarahan.
·         Seorang mukmin yang memiliki kasih saying terhadap sesamanya.
·         Orang yang bertaubat dan konsisten dengan taubatnya.
·         Orang yang menjaga dirinya dari sesuatu yang haram.
·         Orang yang selalu mensucikan dirinya.
·         Seorang mukmin yang dermawan.
·         Seorang mukmin yang baik akhlaknya.
·         Seorang mukmin yang berguna bagi manusia.
·         Orang yang hafal Al-qur’an dan selalu membacanya.
·         Orang yang selalu mengerjakan shalat pada malam hari.

Orang-orang tersebut adalah para musuh syaitan yang selalu menyulitkan untuk disesatkan. Dan perlu kita ingat bahwa syaitan tidak pernah akan putus asa untuk membujuk dan merayunya.